• Streaming Via

    STREAMING VIA :

“JANJI” LYLA Community & Gheaalways

Hits Records, SMN

Halo!! LYLA Community & Gheaalways.  LYLA merilis lagu terbarunya yang berjudul “Janji” bersanding dengan Ghea Indrawari, seorang penyanyi cantik dengan suara unik jebolan ajang pencarian bakat Indonesian Idol 2018. Mereka bekerjasama dan membuat  karya dari project yang bertajuk “LYLAxGHEA” dan akan dirilis diberbagai platform musik sebagai pengobat rindu untuk semua penikmat musik di Indonesia.

Untuk menemukan kombinasi yang apik!, “LYLA&Ghea” Dua musisi yang berangkat dari akar musik berbeda ini menggandeng “Ari Aru” Seorang produser musik bertangan dingin dan segudang pengalamannya diindustri musik Indonesia. Dan hasilnya adalah sebuah arrangement musik yang bisa dibilang karakter LYLA tapi juga disisi lain Ghea banget. Jadi, lagu ini harus ada LYLA dan harus ada Ghea, sangat menarik!. Karakter suara baritone Naga yang manly berpadu dengan suara Ghea yang lucu dan terkesan manja, membuat lagu ini semakin terdengar manis.

Lagu ini sendiri bercerita tentang sepasang kekasih yang sudah lama menjalani sebuah hubungan, akan tetapi berada dititik keraguan, sampai akhirnya memutuskan bahwa satu sama lain adalah pasangan yang paling tepat, dan berjanji akan selalu ada bahkan di saat pasangan membuka mata kembali.

 “Sayang aku telah berjanji, Akan selalu ada disetiap malam dan pagi, Disaat kau mulai membuka matamu….”,

ini adalah sepenggal lirik romantis dengan notasi yang catchy, yang akan terngiang-ngiang dan mengajak kamu semua yang mendengarkan lagu ini untuk ikut bernyanyi bersama. Ayo!! semua LYLA Community yang telah menunggu begitu lama, dan Gheaalways yang menanti karya terbaru idola kamu!, ini adalah “Janji” dari LYLA & Ghea yang siap untuk kalian nikmati.

Patut ditunggu karya dari “LYLAxGHEA”di berberapa platform musik digital dan bisa juga kalian request diradio kesayangan kalian di seluruh nusantara.

Kisah Di Balik “Vida” Cinta Laura Kiehl

Sony Music Entertainment

“Saya sangat bersemangat untuk menunjukkan kepada orang-orang betapa saya telah tumbuh sebagai seorang seniman.”

Setelah absen 7 tahun, Cinta Laura Kiehl akhirnya siap untuk kembali ke industri musik dengan single terbarunya, Vida. Cinta menyatakan bahwa kembali ke industri musik, “terasa agak surealis,” karena dia tidak pernah benar-benar berpikir dia akan melakukannya. Seperti yang diketahui banyak orang, Cinta telah menghabiskan delapan tahun terakhir hidupnya tinggal di Amerika Serikat, menghabiskan tiga tahun pertamanya belajar di Universitas Columbia yang bergengsi dan kemudian mengejar karirnya di Hollywood. Selama satu dekade terakhir, ia telah berhasil memfilmkan banyak film internasional dan menjadi wajah untuk beberapa merek terkenal. Dengan semua pengetahuan dan pengalaman yang ia dapatkan di luar negeri, Cinta akhirnya merasa siap untuk kembali ke industri musik dengan keinginan untuk menampilkan sesuatu yang sama sekali berbeda. Dengan genre yang belum umum dijelajahi di Asia, ia berharap dapat membawa kegembiraan bagi pendengarnya. Yang terpenting, dia berharap musiknya akan memberdayakan remaja putri untuk memiliki keberanian untuk berani dan berani.

Perasaan “Vida”

Vida berarti hidup. Ini adalah lagu yang menggambarkan perasaan kegembiraan yang mungkin dimiliki seseorang pada awal hubungan yang berkembang. Melalui lagu ini, Cinta berharap dapat membangkitkan perasaan

kepercayaan diri, kekuatan, dan intrik pada pendengarnya. Yang paling penting, dia ingin “orang-orang merasa tanpa hambatan dan … menari sampai subuh,” ketika mendengarkan lagu ini.

Kisah Di Balik “Vida”

Selama bertahun-tahun, Cinta telah menjadi sangat dipengaruhi oleh genre seperti Reggaeton, Afropop dan Baila Funk. Meskipun masih berupa lagu pop, Vida memiliki unsur-unsur Latin yang terinspirasi oleh Reggaeton, SONY memuji Cinta dan sangat yakin untuk memberikan Cinta lagu-lagu ceria dan penuh tarian. Sepanjang proses produksi, Cinta secara terbuka mengakui memiliki pengaruh kuat dari artis-artis seperti J Balvin, Karol G, Becky G dan Ozuna pada musiknya. Cinta merasa bahwa Reggaeton adalah salah satu dari sedikit genre yang tidak pernah gagal mengangkat semangatnya dan mendorongnya untuk bergerak. Oleh karena itu, dari judul itu sendiri, orang akan dapat menyimpulkan bahwa Vida disusun untuk merayakan cinta dan kehidupan, merupakan dua hal yang banyak dari kita setujui sebagai sifat yang paling penting dalam untuk manusia. “Saya sangat senang memiliki kesempatan untuk bekerja dengan orang-orang yang sangat berbakat dan sukses. Saya mengalami hal yang luar biasa di Swedia!” Vida ditulis dan diproduksi di Swedia oleh Pontus Gamalk dan Maia Wright dari The Kennel. Sebagai produser musik yang berbakat, Cinta yakin bahwa Pontus dapat menangkap visinya dan menghidupkannya, sementara Maia membantunya menciptakan suasana hati yang tepat dan tekstur vokal untuk lagu tersebut. Sebagai perwakilan A&R SONY Music Entertainmen Indonesia, Wisnu Mahavira menyatakan, “Vida adalah single comeback baru (untuk Cinta) untuk industri musik Indonesia, [semoga] genre ini akan dicintai dan secara teratur didengarkan oleh massa.”

Fakta menarik: Vida sepenuhnya diproduksi di Swedia dan berhasil direkam dalam satu hari!

RAISA “KEMBALI”

Pasca menjalani masa istirahat selama kurang lebih 7 bulan untuk urusan keluarga, akhirnya Raisa kembali lagi ke dunia yang membesarkan dan dia cintai, dunia musik. Di hari Rabu (10/7) ini, Raisa merilis single barunya yang berjudul “Kembali”, di semua digital streaming platform. “Sebenarnya tegang juga waktu mulai masuk studio lagi, workshop buat lagu baru. Tapi begitu dijalani, ternyata semua magical feeling itu balik lagi aja gitu. Ide-ide mengalir, coba ini, coba itu,” cerita Raisa tentang proses di balik lagu barunya tersebut.

Untuk single terbarunya ini, Raisa menulis lagu bersama Mikha Angelo dari The Overtunes, sebuah kolaborasi yang baru kali ini terjadi antara Raisa dan Mikha.

“Yang pasti senang banget bisa co-writing dan co-producing bareng Raisa untuk pertama kalinya. Untungnya pengerjaannya lancar banget, dari pertama nulis bareng, sampai proses produksinya pun seru banget. Belajar banyak juga dari semua orang yang terlibat di project ini. Benar-benar menyenangkan dari segala aspek,” ujar Mikha semangat.

Selain itu, Raisa tetap mempercayai Marco Steffiano sebagai produsernya. Bersama-sama, mereka mencoba berbagai hal untuk menghasilkan sebuah karya yang segar namun tetap melekat dengan ciri khas Raisa selama ini.

“Prosesnya nggak lama-lama banget sih. Efektif dari bulan April kemarin aku mulai aktif nulis-nulis lagu, pergi ke studio, mulai godok konsepnya di kantor. Aku mau single baru ini jadi nggak setengah-setengah. Aku mau semua tim yang terlibat kali ini ikut berkontribusi penuh. Aku, produser dan semua teman-teman yang terlibat memberikan 100%, 110% malah 120%,” terang Raisa.

Raisa mencoba berkisah tentang cerita cinta dari perspektif yang berbeda. Ia menyanyikan barisan lirik tentang seseorang yang merasa sedih karena sosok penting dalam hidupnya berubah menjadi sosok yang ia tidak kenali. Ia sangat berharap bahwa sosok tersebut bisa kembali menjadi sosok yang ia kenal sebelumnya.

Di hari ini juga, Raisa akan merilis video klip resmi untuk “Kembali”, yang akan hadir di channel YouTube resmi dan channel Vlive resmi milik Raisa. Video klip ini dikerjakan oleh sutradara muda Leone Stave dan mengambil lokasi di Museum Mandiri, Jakarta.

Bersamaan dengan rilisnya single “Kembali”, Raisa akan membuat sebuah showcase bersama platform video asal Korea Selatan, V LIVE, yang bisa disaksikan dari seluruh penjuru Indonesia bahkan dunia secara live streaming, tepat di pukul 19:00 WIB.

“Konsep V LIVE sesuai sama konsep showcase yang aku pengen saat ini. Aku pengen bisa menyapa sebanyak mungkin penggemar di Indonesia dan di luar Indonesia melalui global live streaming di channel resmi aku (RAISA) di V LIVE. Apalagi ini moment comeback aku, dan semua YourRaisa bisa nonton dari aplikasi V LIVE di handphone dan gadget masing-masing, gratis!” ujar Raisa menceritakan alasan di balik kerjasama tersebut.

V LIVE adalah layanan live streaming dari Naver Corporation yang menjawab kebutuhan penggemar untuk berinteraksi dengan idolanya lewat teknologi video live sekaligus membuka peluang bisnis industri hiburan di Indonesia. V LIVE juga membuka jalan bagi idola-idola KPOP untuk meraih penggemar mereka di Indonesia dan, sebaliknya, membuka jalan bagi musisi dan selebriti Indonesia ke ranah global.

“Setelah bekerja sama dengan artis KPOP besar dunia seperti BTS dan BLACKPINK, V LIVE Indonesia dengan bangga bekerja sama dengan Raisa dalam RAISA COMEBACK LIVE. Sebagai salah satu diva musik Indonesia, kami yakin banyak penggemar yang menantikan kembalinya Raisa dengan debut single terbaru,” ujar Sky Lee, Team Lead V LIVE Indonesia.

Untuk bisa menyaksikan showcase Comeback Live dari Raisa pun mudah. Hanya perlu mengunduh aplikasi V LIVE dari app store atau play store yang ada di gadget, lalu mendaftar, dan langsung saja mencari channel resmi milik Raisa. Di channel resmi milik Raisa itulah Comeback Live akan berlangsung tepat pukul 19:00 WIB.

“Kembali” akan hadir pada tanggal 10 Juli di berbagai platform digital seperti Spotify, Apple Music, Joox, dan lainnya. Dengan beragam rangkaiannya ini juga menandakan keseriusan Raisa dalam menjalani hidup dan karirnya di dunia yang sangat ia cintai, musik.

Seperti kalimat yang sering ditulis oleh Raisa di mana-mana, “I’m a singer, in love forever with it…”. Raisa pun akan selalu jatuh cinta dengan musik, dan terus berusaha menghasilkan karya musik berkualitas ke depannya.

INSTAGRAM: @raisa6690 | @juni_records

TWITTER: @raisa6690 | @JuniRecords

KONSER SILATURAHMI MAHER ZAIN DI INDONESIA

Lantunan suara merdu dengan lirik yang teduh serta aransemen musik yang kental nuansa religi adalah sebuah karakteristik dari musik yang dibawakan oleh musisi asal Swedia, Maher Zain. Jenis musik Nasyid dan Gambus bukanlah jenis musik yang asing, bahkan jenis musik ini adalah salah satu yang paling lekat di kalangan pecinta musik tanah air. Kehadiran Maher Zain di ranah musik ini di tahun 2009 menjadikannya seorang model musisi modern bernafaskan sentuhan religi yang kental. Seolah mengisi ranah musisi religi yang tengah kosong, kehadiran Maher Zain di Indonesia adalah sebuah momentum yang selalu dinanti para penggemarnya.

165 Organizer, Langit Biru Maharaya dan Sound Rhythm mempersembahkanKonser Silaturahmi Maher Zain”. Dalam kedatangannya kali ini, Maher Zain akan mengunjungi 8 kota besar di Indonesia selama  periode 09 – 24 November 2019. Konser ini di dukung oleh  ESQ Leadership center  Rangkaian Konser Silaturahmi Maher Zain akan digelar di:

Jakarta, di Istora Senayan GBK pada Hari Sabtu, 09 November 2019, supporting Act: WALI

Bandung, di Eldorado Dome, pada Hari Senin, 11 November 2019, supporting Act: WALI

Solo, di Hotel Alila, pada Hari Rabu, 13 November 2019, supporting Act: Fatin Shidqia

Surabaya, di Dyandra Convention Center, Jumat 15 November 2019, supporting Act: Fadly, Rindra and Friends

Makassar, di GOR Sudiang, pada Hari Minggu, 17 November 2019

Medan, di Medan Convention Hall, pada Hari Rabu, 20 November 2019

Palembang, di Palembang Sport & Convention Center, pada Hari Jumat, 22 November 2019

Tasikmalaya, di Graha Asia, Minggu, 24 November 2019

Informasi lengkap dan pembelian tiket kunjungi www.konsersilaturahmimaherzain.com

Dalam rangkaian konser yang diadakan untuk menjalin tali silaturahmi kepada seluruh fans Maher Zain di Indonesia.

Di awal tahun 2019, Maher Zain yang terkenal lewat single ‘Thank You Allah’, ‘Ya Nabi Salam Alayka’, ‘Peace be Upon You’ kembali dianugerahi Double Platinum Award di Indonesia, setelah single sebelumnya juga mendapatkan Multiple Platinum Award di Indonesia dan Malaysia. Kepopuleran Maher Zain mendunia dan menjadikannya Muslim Star di 2011 dan memiliki banyak fans di banyak Negara, seperti Indonesia, Malaysia, Mesir dan Maroko. Maher Zain pun sangat diminati di Negara-negara barat seperti Inggris dan Amerika Serikat.

Tidak hanya bermusik, Maher Zain juga dikenal sebagai sosok yang banyak terilibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Di tahun 2013, Maher Zain berkolaborasi untuk menggalang donasi bagi korban angin puting beliung di Filipina. Dia juga melakukan konser untuk memberikan dukungannya bagi penduduk Syria. Maher Zain menggalang donasi untuk membangun irigasi air bagi penduduk Afrika. Maher Zain menjadi sosok musisi muda yang tidak hanya memberikan contoh dan banyak pesan positif dalam karyanya namun juga dalam tindakan dan kepribadiannya.

Konser Silaturahmi – Maher Zain” akan meleburkan nafas religi yang menyejukan nan damai dalam konser silaturahmi. Siapkan diri anda untuk mengikuti alunan musik yang tidak hanya memberikan kedamaian namun juga memperkaya hati.

Informasi mengenai harga tiket Konser Silaturahmi – Maher Zain:

Tiket dapat di beli mulai hari ini di situs resmi www.konsersilaturahmimaherzain.com

Jakarta, di Istora Senayan GBK pada Hari Sabtu, 09 November 2019, supporting Act: WALI

  • Titanium              Rp 1,750,000.-
  • Platinum             Rp 1,500,000.-
  • Gold                      Rp 1,000,000.-
  • Silver                    Rp.   500,000.-

Bandung, di Eldorado Dome, pada Hari Senin, 11 November 2019, supporting Act: WALI

  • Platinum              Rp 1,250,000.-
  • Gold                      Rp    900,000.-
  • Silver                    Rp.   450,000.-

Solo, di Hotel Alila, pada Hari Rabu, 13 November 2019, supporting Act: Fatin Shidqia

  • Platinum              Rp 1,500,000.-
  • Gold                      Rp 1,000,000.-
  • Silver                    Rp.   500,000.-

Surabaya, di Dyandra Convention Center, pada Hari Jumat, 15 November 2019, supporting Act: Fadly, Rindra and Friends

  • Platinum              Rp 1,250,000.-
  • Gold                      Rp    900,000.-
  • Silver                    Rp.   450,000.-

Makassar, di GOR Sudiang, pada Hari Minggu, 17 November 2019

  • Platinum             Rp 1,250,000,-
  • Gold                      Rp    900,000,-
  • Silver                    Rp    500,000,-

Medan, di Medan Convention Hall, pada Hari Rabu, 20 November 2019

  • Platinum              Rp 1,250,000,-
  • Gold                      Rp    900,000,-
  • Silver                    Rp    500,000,-

Palembang, di Palembang Sport & Convention Center, pada Hari Jumat, 22 November 2019

  • Platinum               Rp  1,250,000,-
  • Gold                       Rp     900,000,-
  • Silver                    Rp     500,000,-

Tasikmalaya, di Graha Asia, pada Hari Minggu, 24 November 2019

  • Platinum               Rp 1,250,000,-
  • Gold                       Rp    900,000,-
  • Silver                    Rp    500,000,-

*) – harga tiket di atas belum termasuk pajak pemerintah dan biaya administrasi tiket.

    – harga tiket sudah termasuk donasi untuk Palestina

Informasi lengkap mengenai Konser Silaturahmi Maher Zain:

Nama tur konser         : Konser Silaturahmi Maher Zain

Tanggal konser            : Jakarta, di Istora Senayan GBK pada Hari Sabtu, 09 November 2019

                                      Bandung, di Eldorado Dome, pada Hari Senin, 11 November 2019

                                      Solo, di Hotel Alila, pada Hari Rabu, 13 November 2019

                                                  Surabaya, di Dyandra Convention Center, pada Hari Jumat, 15

  November 2019

                                                  Makassar, di GOR Sudiang, pada Hari Minggu, 17 November 2019

                                      Medan, di Medan Convention Hall, pada Hari Rabu, 20 November 2019

                                                  Palembang, di Palembang Sport & Convention Center, pada Hari

  Jumat, 22 November 2019

                                                  Tasikmalaya, di Graha Asia, pada Hari Minggu, 24 November 2019

Di promotori oleh       : 165 Organizer, Langit Biru Maharaya dan Sound Rhythm

Tiket box resmi           : www.konsersilaturahmimaherzain.com

Tagar resmi acara       : #KonserSilaturahmiMaherZain

Mengenai 165 Organizer

165 ORGANIZER adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang event organizer yang bertujuan membantu para Pengguna jasa organizer, baik event kecil maupun event besar. Perusahaan ini melayani kerjasama dengan pelayanan yang profesional dan mengedepankan kualitas. 165 ORGANIZER mampu bersaing dengan EO / WO yang ada sebelumnya. Crew dari 165 ORGANIZER memiliki tanggung jawab alokasi kerja sedemikian rupa guna menjamin suksesnya event tertentu yang tengah ditangani.

Mengenai Langit Biru Maharaya

PT. Langit Biru Maharaya adalah penyelenggara acara yang berlokasi di Jakarta, Indonesia. Didirikan pada tahun 2018 dengan pengalaman bertahun-tahun dalam mengelola penyelenggara acara, perusahaan kami didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan berkualitas. Mengusung filosofi bahwa langit biru dan bumi adalah elemen yang saling terkait di alam semesta, PT. Langit Biru Maharaya diharapkan dapat terhubung dengan semua elemen dalam masyarakat untuk berkomunikasi, dan bekerja sama untuk mempresentasikan ide dan konsep untuk pelaksanaan suatu kegiatan.

Email: langitbirumaharaya@gmail.com

Website: www.langitbirumaharaya.com

Mengenai Sound Rhythm

Kiprah Sound Rhythm di dunia hiburan telah banyak ikut andil dengan mendatangkan berbagai musisi dunia seperti Celine Dion, The Script, One Republic, Jennifer Lopez, Katy Perry, One Direction, David Guetta, David Foster & Friends, Ed Sheeran, LAUV, Shawn Mendes dan masih banyak lagi. Untuk informasi lebih lengkap mengenai Sound Rhythm kunjungi : http://SoundRhythm.id

Instagram & twitter @SoundRhythm

###

DOA (Doyok, Otoy dan Ali Oncom)

MD Pictures

Sinopsis “MENDADAK KAYA”

Apalagi persoalan hidup di kota besar kalau bukan masalah uang?
Kali ini, DOA (Doyok, Otoy dan Ali Oncom) harus menghadapi masalah pelik tersebut. ALI ONCOM (Dwi Sasono) dikejar oleh debt collector, namun pada saat yang sama ia juga mendapat tekanan dari pacarnya, YULI (Jihane Almira), yang ingin segera dinikahi. OTOY (Pandji Pragiwaksono) diancam akan diceraikan ELI (Nirina Zubir) dan diusir dari rumah orang tua Eli karena tak pernah memberi nafkah. Permasalahan mereka berdua tak kalah rumit dengan DOYOK (Fedi Nuril) yang harus mengganti rugi uang puluhan juta kepada MANG UJANG (Ence Bagus), karena secara tidak sengaja membakar Warung Kopi miliknya.

Situasi tersebut membuat Doyok, Otoy dan Ali Oncom harus menghasilkan uang banyak dalam waktu singkat. Pekerjaan halal tidak memberi hasil maksimal, sehingga mereka terpaksa melakukan aksi tipu-tipu, menyamar jadi pengemis dan pengamen waria yang menyebabkan mereka ditangkap Satpol PP, hingga akhirnya terlibat transaksi misterius antar gangster. Tidak disangka, peristiwa itu justru membawa keuntungan bagi ketiganya karena berhasil membawa kabur uang miliyaran Rupiah. Mimpi mereka menjadi orang kaya pun tercapai. Mereka bisa belanja seenaknya, jalan-jalan ke luar negeri, dan yang terpenting, bisa mengatasi semua permasalahan keuangan. Satu hal yang mereka tidak pahami, kekayaan tersebut justru menghadirkan petaka di kemudian hari.

MENDADAK KAYA

Jenis Film     : Comedy

Produser       : Manoj Punjabi

Sutradara      : Anggy Umbara

Penulis         : Anggy Umbara, Iyan Renzia

Produksi       : MD Pictures Artist           : Fedi Nuril, Pandji Pragiwaksono, Dwi Sasono, Nirina Zubir, Jihane Almira, Opie Kumis, Muzakki, Rasyid Al Buqhori, Sonni Mahmuda, Ence Bagus, Arief Didu, Lolox, Fico Fachriza, Bisma Karisma, Aden Bajaj, Dede Yusuf

NOAH “WANITAKU”

Musica Studios

Setelah sukses merilis single “Jalani Mimpi” dan “My Situation”, Noah akhirnya secara resmi merilis single terbaru berjudul “Wanitaku”. Sebelumnya, para pendengar setia Noah dibuat penasaran dengan single “Wanitaku” yang sudah diperkenalkan melalui audio teaser Musica Studios pada 20 April 2017 lalu. Single tersebut merupakan ciptaan Ariel yang dalam proses penulisan liriknya dibantu oleh Pongki Barata.

Dengan dirilisnya single “Wanitaku” ini, Noah berharap bisa mengobati kerinduan para Sahabat Noah yang telah setia menanti karya-karya terbaru mereka. Single “Wanitaku” bisa dinikmati secara eksklusif di Joox mulai 14 Juni 2019, sedangkan untuk seluruh digital musik platform mulai 28 Juni 2019. Single ini merupakan bagian dari album keempat Noah yang akan dirilis pada September 2019.

Ariel dkk mengaku untuk persiapan album keempat ini, Noah membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencari inspirasi pembuatan lagu-lagunya. Persiapan album Noah kali inidimulai sejak Februari 2017, demi mendapatkan hasil yang maksimal Noah melakukan berbagai cara mulai dari proses rekaman di kapal phinisi, Lombok, lalu berlanjut karantina selama 7 hari di area Puncak, hingga memilih sound yang sesuai dengan identitas musik Noah. Hal tersebut dilakukan karena seluruh personel Noah sepakat ingin memberikan nuansa dan warna baru yang berbeda dengan album Noah sebelumnya. Album keempat ini menjadi album yang dirilis setelah 7 tahun Noah berkarya. Sebelumnya, Noah telah sukses mengeluarkan album berjudul Seperti Seharusnya (2012), Second Chance (2014), dan Sings Legends (2016).

Meski dalam proses persiapan album Noah menghadapi berbagai rintangan, namun tidak membuat Noah menyerah. Secara resmi Noah akhirnya mengumumkan September 2019 ini album keempat mereka telah siap dirilis. Album tersebut terdiri dari 9 lagu diantaranya “Jalani Mimpi”, “My Situation”, “Wanitaku”, dan beberapa lagu baru lainnya. Selama proses penyelesaian album ini Noah dibantu oleh produser musik Capung ‘Java Jive’. Di album keempat ini, Noah dan Musica Studios kembali bekerja sama dengan KFC Indonesia. Tidak hanya itu, pada bulan Juli dan Agustus nanti Noah juga akan menggelar special show di TV Nasional dan mulai September 2019 Noah akan menggelar tour di beberapa kota.


Judul                     : WANITAKU

Ciptaan                 : ARIEL ‘NOAH’

Lirik                        : ARIEL ‘NOAH’, PONGKI BARATA

Artis                       : NOAH

Produksi              : PT MUSICA STUDIOS

RAISA “NYAWA DAN HARAPAN”

22 April 2019, Jakarta – Sebuah perjalanan sejatinya memiliki makna yang bisa dikenang sepanjang hidup. Hal ini lah yang dirasakan Raisa melalui #RaisaHandmadeJourney, yang merupakan perjalanan panjang dari album ketiganya, Handmade, yang rilis di bulan April tahun 2016 silam.

Selama kurun waktu 3 tahun, album tersebut berhasil menjadi sebuah karya penuh makna bagi Raisa. Melalui album Handmade, Raisa berhasil bercerita kepada para pecinta musik melalui 11 track yang dimuatnya di album tersebut. Tidak hanya itu, album Handmade pun berhasil membawa Raisa meraih 7 penghargaan di AMI Awards 2016, 2 penghargaan di Indonesian Choice Awards 2017, dan berbagai penghargaan lainnya, serta berkunjung ke beberapa kota di Indonesia melalui Handmade Tour.

Lagu-lagu di album yang merupakan pendewasaan Raisa dalam bermusik ini pun berhasil menjadi favorit bagi banyak orang. Mulai dari “Kali Kedua” yang berhasil menjadi lagu Raisa dengan jumlah streaming dan views video terbanyak, “Jatuh Hati” yang menghadirkan lantunan vokal dalam komposisi musik yang berbeda dari lagu-lagu Raisa sebelumnya, hingga “Usai Di Sini” yang oleh banyak orang dinobatkan sebagai lagu wajib patah hati. Jangan lupakan juga “Love You Longer”, yang belakangan justru jadi favorit banyak orang, semenjak dihadirkan dalam versi akustiknya.

“Album Handmade, yang benar-benar aku buat dari hati, bisa diterima dengan baik oleh orang banyak, dan bisa membawaku hingga ke titik sekarang ini dan membuka banyak kesempatan lain. Alhamdulillah, rasanya senang luar biasa. Perjalananan bersama album Handmade benar-benar menjadi sebuah journey penuh makna bagiku,” ujar Raisa.

Setelah menyentuh usia 3 tahun di tanggal 21 April 2019 kemarin, #RaisaHandmadeJourney pun harus berakhir. Sehari setelahnya, Raisa merilis video klip resmi untuk lagu terakhir di album tersebut, “Nyawa dan Harapan”. Mulai tanggal 22 April 2019, video klip resmi tersebut sudah bisa disaksikan di channel YouTube resmi Raisa (www.youtube.com/raisa6690).

Di video klip pamungkas ini, Raisa bekerja sama dengan tim Embara Films untuk menghadirkan visual dan cerita yang dianggap mewakili inti dari lagu tersebut. Disutradarai oleh Galih Mulya Nugraha, video klip ini pun banyak menghadirkan visual landscape alam yang diyakini mampu mewakili cerita dan makna lagu tersebut, yang banyak berkisah tentang keresahan Raisa seputar hubungan antara manusia dengan alam. Dengan alasan itu juga, Raisa merilis video klip “Nyawa dan Harapan” di tanggal 22 April, bertepatan dengan jatuhnya Hari Bumi.

#RaisaHandmadeJourney telah berlalu, dengan semua kenangan indah yang mengiringinya. Sebuah fase tertutup, dan membuka satu fase perjalanan baru bagi Raisa, musik, dan seni yang begitu dicintainya. 

FILM MATIANAK

Awal 90an, INA (Cinta Laura) seorang perempuan yang rajin dan berkepribadian kuat, tinggal di sebuah panti asuhan yatim  piatu yang kondisinya memprihatinkan, miskin.

Suatu hari, Kepala Desa membawa seorang anak laki-laki pendiam bernama ANDI (8 tahun) yang kini hidup sebatang kara. Dia satu-satunya korban selamat dalam insiden pembunuhan satu keluarga yang misterius dan  sadis , hingga menyebabkan Andi mengalami trauma fisik dan mental.

Dipenuhi rasa iba dan yakin bahwa dengan kasih sayang ia dapat memulihkan trauma yang dialami Andi.

Ina pun menerima Andi meski sang pemlik panti tidak menyetujui keinginannya

Namun, sejak kedatangan Andi, hal-hal aneh mulai terjadi…

Awalnya, mereka mulai menerima dana bantuan dari orang-orang tak dikenal dan mereka pun merasa senang.

Kemudian, mereka mulai terteror oleh berbagai sosok mahkluk halus ,hingga kematian-kematian misterius  terjadi di panti tersebut.

Ina pun bertekad melindungi anak-anak dan menyelamatkan panti dari teror yang terjadi.

MATIANAK

Jenis Film     : Horor

Produser       : Manoj Punjabi

Sutradara      : Derby Romero

Penulis         : Wendy Chandra, William Chandra

Produksi       : Pichouse films

Casts            : Cinta Laura Kiehl, Jovarel Callum, Irsyadillah, Fatih Unru, Basmalah Gralind, Juliant Rafael, Gesata Stella, Yayu Unru, Elsa Diandra, Chico Radellaa, M. Rafli, Arswendi Bening Swara

KAHITNA BERI WARNA BARU DALAM SINGLE ‘SERIBU BULAN SEJUTA MALAM’

Musica Studios

Grup musik satu ini dikenal dengan lagu-lagu cinta yang selalu membuat pendengarnya hanyut dalam lantunan musik mereka. Mulai dari lagu romantis hingga patah hati, Kahitna sukses mencuri hati pecinta musik tanah air. Band yang telah berusia 32 tahun ini biasanya mengeluarkan karya dalam bentuk album, tetapi kali ini Kahitna mencoba melakukan pendekatan berbeda dengan mengeluarkan single berjudul “Seribu Bulan Sejuta Malam”. Lewat lagu terbarunya ini, Kahitna ingin menyampaikan pesan bahwa kesetiaan dan cinta adalah sesuatu yang indah. Dalam lagu “Seribu Bulan Sejuta Malam” Kahitna juga membuat sesuatu yang berbeda. Sang musisi handal, Yovie Widianto, kali ini tidak hanya menggarap musik serta liriknya saja, tetapi juga ikut bernyanyi. “Sebenarnya ini karena memang permintaan temen-temen mendengarkan suara aku di ‘Seribu Bulan Sejuta Malam’ untuk meramaikan pecahan suara antara Heidy, Carlo, dan Mario”, kata Yovie.

Untuk membuat lagu terbarunya tersebut, Yovie mengaku terinspirasi dari kisah seseorang yang tetap setia menanti pasangannya meski dalam waktu yang cukup lama. “Inspirasi lagu ‘Seribu Bulan Sejuta Malam’ adalah ketika kita mencintai seseorang, kita tidak pernah mengganti posisi orang itu dihati kita, jadi apapun yang terjadi dia akan menunggu sampai waktunya berpihak pada orang yang dicintainya”, tambah Yovie. Lagu “Seribu Bulan Sejuta Malam” dirilis pada 15 Maret 2019 dan bisa dinikmati diseluruh digital music platform.

Single : SERIBU BULAN SEJUTA MALAM

Song & Lyric : YOVIE WIDIANTO

Artist : KAHITNA

Production : MUSICA STUDIO’S

Susuri “MEMORY LANE” Bersama Karya Terbaru The Overtunes

Sony Music Entertainment

Setelah merilis dua album EP yang berjudul Memories Made (Agustus 2018) dan Memories in the Making (Desember 2018), band yang beranggotakan tiga kakak beradik Mada Emmanuelle, Reuben Nathaniel, dan Mikha Angelo yang tergabung dalam The Overtunes akhirnya siap mengeluarkan album berjudul Memory Lane pada 15 Maret 2019.

Total terdapat 12 lagu dalam album ini dengan menggabungkan lima lagu dari Memories Made dan lima lagu dari Memories in the Making. Dua lagu lainnya adalah lagu baru yang khusus dibuat untuk Memory Lane, yaitu “Takkan Ke Mana” dan “New Sky”.

“Takkan Ke Mana” sendiri merupakan lagu hasil gubahan Mikha. Pada awalnya, aransemen lagu ini hanya berupa vokal dan piano. Namun, untuk Memory Lane, The Overtunes memutuskan membuat versi yang lebih berwarna dan memilih instrumen-instrumen yang lebih serasi dengan hangatnya lagu ini. Temanya sendiri tentang kesadaran akan indahnya hidup karena dicintai orang yang sangat kita sayangi serta janji untuk mempertahankan cinta itu.

“Takkan Ke Mana” juga sudah dibuatkan video klip dengan berlokasi di Hong Kong. Pengerjaannya sendiri memakan waktu tiga hari. “Cerita yang disampaikan di video klip berbeda dengan ide awal lagunya. Di sini, kami lebih fokus pada perspektif betapa beruntungnya kita mempunyai keluarga yang bisa saling menyayangi. Jadi, banyak adegan kami jalan sendiri-sendiri, melakukan kegiatan sendiri. Tapi, pada akhirnya, selalu bisa menemukan hangatnya “rumah” ketika kembali bersama,” ungkap The Overtunes.

Untuk pembuatan video klip ini, The Overtunes bekerja sama dengan tim videografer dari Athea Visuals. Ivan Saputra sebagai sutradara dan Matthew Pradipta sebagai manajer lokasi. “Keduanya bertalenta dan untungnya seumuran dengan kami, jadi seru,” kisah band yang sudah beberapa kali mengisi soundtrack film ini.

Single orisinal kedua dalam album ini adalah “New Sky” yang di-compose Reuben Nathaniel. Ide lagu ini sebenarnya muncul saat mereka sedang di Palembang, namun terlupakan hingga saat mengadakan pertunjukan di Singapura, pengerjaan lagu ini pun kembali dilanjutkan. Sebagai pembuat lirik, Reuben ingin menceritakan bagaimana rasanya berada di suasana yang berbeda, menjadi orang asing di lingkungan yang baru, dan menyambutnya dengan semangat.

“Kami sudah beberapa kali memainkan “New Sky” saat The Overtunes sedang manggung. Dan, selalu seru karena ada bagian di lagu ini yang selalu ramai dinyanyikan Tunist. Kami juga sudah pernah mengunggah ke Soundcloud kami versi live recording di ToVStudio, sekitar dua tahun lalu. Senang sekali akhirnya lagu ini bisa masuk di album Memory Lane karena, secara vibe, lagu ini cocok untuk menemani 11 lagu lainnya.”

Mulai 15 Maret 2019, Memory Lane sudah bisa kalian dengar di seluruh Digital Streaming Platform seluruh Indonesia.*

Tentang The Overtunes

The Overtunes terbentuk pada tahun 2010 yang terdiri dari tiga bersaudara yaitu Mikha Angelo (17), mahasiswa Audio Engineering dari Audio Institute of America, Reuben Nathaniel (18), penyandang Diploma in Business Management dari UniSadhu Guna International College, dan Mada Emmanuelle (20), mahasiswa Audio Engineering di School of Sound Recording Jakarta.

Muda, keren, menguasai alat musik, dan mempunyai jejaring kuat di media sosial menjadikan The Overtunes band yang saat ini hit di kalangan anak remaja. Masuk di industri musik dengan mengeluarkan single Sayap Pelindungmu di tahun 2013, band yang terpilih sebagai Fender Artists pertama di Indonesia ini langsung mendulang kesuksesan. Lagu Sayap Pelindungmu menduduki chart no.1 di sejumlah radio nasional dan menjadi lagu no.1 di chart Dahsyat – RCTI. Kini setelah setahun dirilis, Sayap Pelindungmu pun masih berada di Top 100 iTunes Chart! Band yang menjadi salah satu nominee “Breakthrough Artist of the Year” dari Indonesian Choice Awards NET TV ini juga berkolaborasi dengan Fatin Shidqia dalam lagu “Kamulah Kamuku”. Lagu ini berhasil menduduki chart no.1 di Dahsyat – RCTI.

Dengan semakin menanjaknya kepopuleran band ini, mereka juga dipercaya untuk tampil dalam berbagai ajang musik bergengsi, di antaranya adalah acara Jazz Gunung dan konser Erwin Gutawa ‘Satu Indonesia’ Salute to Guruh Soekarno Putra beberapa waktu lalu.

Lebih Jauh Tentang The Overtunes

Twitter:         @TheOvertunes

Twitter:         @Angelo_Mikha

Twitter:         @MadaEmmanuelle

Twitter:         @Reu_Nathaniel

Facebook:      https://fb.com/TheOvertunes

Soundcloud:    http://www.soundcloud.com/theovertunes-sound

YouTube:        http://www.youtube.com/user/ToTheOvertunes

Tumblr:         http://theovertunes-blog.tumblr.com

Reverbnation: http://www.reverbnation.com/theovertunes

Instagram:      http://instagram.com/theovertunes

Lyrics TAKKAN KEMANA

Di awalan cerita

Tak ada perasaan

Diantara kita berdua

Tapi seiring waktu

Takdir kita bertemu

Mengikuti narasi hidup

Dan betapa,

Bahagia,

Kumelihatmu,

Senyumanmu menemani hari-

Hariku takkan sama, tanpamu

Aku ingin terus bersamamu

Bila kau mau,

Ku takkan kemana

Kita hanyalah debu

Diluasnya semesta

Tapi kita bisa bertahan

Satu hal yang kutahu

Aku ada untukmu

Meskipun di masa yang kelam

Haruskah aku melangkah pergi, pergi ke sana

Melepas semua kenangan yang telah ku lukiskan

Dan bila ku temukan kau disana,

Jangan kemana

Credits :

Composed by Mikha Angelo

Mixed by Eko Sulistiyo

Mastered by Stephan Santoso at Slingshot Studio

Published by Sony Music Entertainment Indonesia