• Streaming Via

    STREAMING VIA :

“Every Kiss, Every Touch Makes My Heart Feel so Fine” Afgan,Isyana,Rendy

Valentine’s Day tahun ini dirasa sangat berbeda untuk penyanyi Afgan Syahreza, Isyana Sarasvati, dan Rendy Pandugo. Untuk pertama kalinya mereka berkolaborasi dalam 1 project yang sama yaitu sebuah lagu berjudul”HEAVEN” yang dirilis pada tanggal 14 Februari 2018.
Kolaborasi ini merupakan project yang berawal dari sebuah “kebetulan”, dimana Rendy dan Afgan merasa buntu pada sesi workshop penulisan lagu yang sedang mereka lakukan, lalu mereka berinisiatif untuk mengajak Isyana bergabung. Dalam waktu hanya setengah jam, Lagu HEAVEN berhasil dibuat oleh ketiganya dengan konsep simple, ringan, easy listening dengan nuansa yang menebar kebahagiaan. Tanggal 14 Februari merupakan tanggal yang dipilih untuk merilis lagu ini karena lagunya sangat menggambarkan cinta yang tidak rumit, simpel dan membawa perasaan bahagia. “Lagu HEAVEN ini sendiri bercerita tentang sosok orang yang kita cintai dan setiap kita ada didekat mereka, kita merasa bahagia. Jadi HEAVEN disini merupakan perumpamaan perasaan saat berada didekat orang terkasih” cerita Isyana mengenai lagu ini. “Harapannya sih dengan lagu ini, orang-orang mulai lagi menebar kebahagiaan, bahwa cinta tidak perlu dibuat rumit “ kata Rendy. “Kita pengennya bahwa kolaborasi ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat dan juga diharapkan bisa menembus pasar ASIA, karena lagu ini akan dirilis di 3 Negara yaitu Indonesia, Malaysia dan Singapore. Itupula alasan kenapa lagu ini dibuat dalam bahasa Inggris “ ujar Mahavira Wisnu selaku A&R Director Sony Music Entertainment Indonesia. HEAVEN adalah Kolaborasi 3 Artist dan 2 Label Dalam kurun waktu hanya 3 bulan dari mulai membuat lagu hingga rekaman, project kebetulan dari ketiga pop star ini merupakan perdana dalam dunia musik. Memiliki kekuatan karakter dari masing-masing penyanyi diharapkan dapat memberikan suguhan musik yang berbeda untuk masyarakat. Perbedaan label yang menaungi 3 artist ini tidak menjadi penghalang untuk berkolaborasi. Isyana dan Rendy berada pada Sony Music Entertainment Indonesia sedangkan Afgan berada dibawah naungan Trinity Optima Production. Tidak ada halangan tidak ada batasan, karena sejatinya musik adalah senjata yang bisa menyatukan bukan memisahkan. Dengan musikalitas dan karakter berbeda dari 3 artist ini akhirnyanya tercipta karya kolaborasi yang apik. Pada tanggal 21 Februari 2018 nanti, HEAVEN akan hadir dalam dalam bentuk pertunjukan live music yang akan di gelar di The Pallas Jakarta. Afgan, Isyana dan Rendy yang Saling Mengagumi “Personally gw sangat mengagumi dua-duanya, bahkan waktu workshop bareng Rendy sempet ngerasa gak pede karena Rendy jago banget main gitarnya. Intinya mereka talented dan seru banget“. ujar Afgan menceritakan kekagumannya terhadap Isyana dan Randy. “Dari awal diajak buat gabung dan punya ide buat bikin lagu bareng langsung udah berasa banget feelnya, istilahnya kita satu frekuensi, dan mereka berdua sangat open minded.” ujar Isyana “Dulu sebelum pindah ke Jakarta, sering banget cover lagu Afgan dan sekarang kerja bareng, sempet merasa sangat gak pede, tapi Afgan ternyata seru banget” tambah Rendy.

Tentang Afgan
Afgan Syahreza lahir dan besar di Jakarta pada tanggal 27 Mei 1989 dari keluarga penikmat musik. Karier bermusiknya dimulai di tahun 2008 ketika ia dan teman-temannya membuat sebuah album musik personal di sebuah studio rekaman. Hasil rekaman tersebut menarik perhatian seorang produser untuk mengajak Afgan menjadi penyanyi professional. Dengan warna vokalnya ikonik, dan lewat lagu yang pop romantis seperti “Sadis” dan “Bukan Cinta Biasa”, Afgan Syahreza sukses mendulang kepopulerannya sebagai penyanyi solo terbaik di Indonesia. Mengusung genre musik pop, soul, jazz, dan R&B, Afgan tidak hanya mencuri perhatian penikmat musik nasional tapi juga internasional seperti Singapura, Malaysia, Brunei Darusalam, Taiwan, dan masih banyak lagi lainnya. Di tahun 2016, Afgan juga sukses melangsungkan konser Asia Tour yang berhasil terjual habis di seluruh Asia. Sejak kehadirannya sudah beragam penghargaan yang ia dapatkan. Mulai dari MTV Indonesia Awards, Nickelodeon Indonesia Kids Choice Awards, Anugerah Planet Musik, Anugerah Musik Indonesia, dan masih banyak lagi lainnya. Pada Februari 2018 ini Afgan merilis album DEKADE yang berisikan kumpulan lagu – lagu terbaik selama 10 tahun berkarir. HEAVEN termasuk ke dalam album tersebut dan di daulat menjadi single pertama.

Tentang Isyana
Isyana Sarasvati lahir dan dibesarkan di kota Bandung pada 2 Mei 1993 dari lingkungan keluarga pendidik. Gadis multi talenta ini piawai memainkan sejumlah instrumen musik, antara lain piano, electone, flute, dan saxophone. Demikian juga kemampuan vokalnya yang unik, terutama di genre opera dan pop. Sejumlah prestasi yang telah diraih, antara lain 3 kali Juara Grand Prix Asia Pasific Electone Festival (2005, 2008, 2011); Penampilannya yang cemerlang membawanya terpilih menjadi salah satu dari 15 Composer Electone Dunia, yang tampil di Yamaha Electone Concours (YEC) 2012 di Tokyo, Jepang. Isyana lulus dengan predikat Cumlaude (first class) sebagai Bachelor of Music (Honours) dari Royal College of Music (RCM) London, serta memperoleh Best Graduate Award 2015 dari Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA) Singapore dan juga Award dari Embassy of Peru. Debut album Isyana yang berjudul “Explore” dirilis pada tahun 2015 dengan hit single antara lain : Keep Being You, Tetap Dalam Jiwa, Kau Adalah, dan Mimpi. Berbagai penghargaan yang diterima diantaranya adalah Anugerah Musik Indonesia 2015 sebagai Penyanyi Pendatang Baru Terbaik, Indonesian Choice Awards 2016 untuk Album of The Year “Explore.” Album kedua Isyana yang diberi judul “Paradox” dirilis pada September 2017. Dari album ini lahirlah single “Terpesona” ft Gamaliel dan “Lembaran Buku”. Lagu “Sekali Lagi” menjadi OST Critical Eleven. Bersama dengan Raisa di pertengahan tahun 2017 Isyana juga sempat merilis single kolaborasi berjudul “Anganku Anganmu” yang memenangkan Anugerah Musik Indonesia 2017 dalam berbagai kategori dan juga Anugerah Planet Muzik. Di akhir tahun 2017 Isyana juga menjadi salah satu pengisi Sountrack Ayat Ayat Cinta 2 dengan lagu berjudul “Masih Berharap”.

Tentang Rendy Pandugo
Rendy Pandugo adalah seorang singer – song writer – guitarist , perjalanan karirnya di dunia musik adalah sebuah perjalanan yang panjang dan mengalami pasang surut. Tetapi justru inilah yang membentuk pria kelahiran Medan, 7 Mei 1985 ini menjadi pribadi dan musisi yang matang. Sebagai seorang soloist perkenalan kita dengan Rendy Pandugo dimulai dengan single yang di album kompilasi #Y2Koustic dimana Rendy membawakan lagu “Sebuah Kisah Klasik”, lagu hit dari band favoritnya, Sheila On 7. Album perdana Rendy yang berjudul “The Journey” dirilis pertengahan tahun 2017. Dari album ini Rendy telah merilis single pertama “I Don’t Care” dan single kedua “By My Side” yang juga sempat menjadi OST Susah Sinyal. Album “The Juorney” di garap Rendy bersama para prosuser kelas dunia di The Kennel Studio Swedia. Sebagai seorang musisi, The Journey menjadi sebuah milestone penting dalam karir Rendy, dimana karyanya dapat dinikmati tidak hanya oleh pencinta musik Indonesia, tetapi juga di pasar internasional.

Sheila on 7 Mengawali Fase Baru Lewat “Film Favorit”

Setelah penantian tiga tahun lebih, akhirnya Sheila on 7 membuka 2018 dengan single baru berjudul “Film Favorit” yang beredar pada 29 Januari 2018 di semua layanan digital. Selain merupakan karya baru pertama grup pop rock asal Yogyakarta tersebut sejak album Musim Yang Baik dilepas pada Desember 2014, yang membuat “Film Favorit” istimewa adalah statusnya sebagai karya pertama Sheila on 7 yang dilepas secara independen di bawah bendera mereka sendiri sendiri, 507 Records, setelah hampir dua dekade di major label. “Ini salah satu langkah besar yang konkret dari Sheila On 7 untuk menjadi band indie,” kata bassis Adam Muhammad Subarkah.

“Film Favorit” sendiri adalah lagu ciptaan gitaris Eross Candra, yang terinspirasi kisah seorang teman dekat yang belum berhasil menemukan pasangan hidup. “Aku kayak kasih saran ke dia. Jadi sebenarnya maksud dari lagu itu, aku berharap kamu bisa berpikir dan bertindak seperti ini. Aku mengumpamakan aku adalah dia, supaya untuk anak-anak sekarang lebih relevan, lebih kena,” kata Eross. Kenapa film yang dijadikan unsur pemikat di lagu ini? “Karena kalau aku lihat aksi heroik belakangan ini cuma ada di film,” menurut Eross, yang menyebut The Pursuit of Happiness sebagai salah satu film yang menginspirasi lagu ini.

“Dari mendengar demo Eross, aku langsung senang lagu ini. Aku merasa lagu ini bisa jadi beda, dalam arti segar, lebih megah dan lebih lebar aransemennya,” kata vokalis Akhdiyat Duta Modjo.
Hal baru yang juga dipersembahkan “Film Favorit” ini adalah penggarapannya yang melibatkan music director untuk memperkaya dan mengarahkan proses rekaman, setelah Sheila on 7 sekian tahun terbiasa menangani rekaman sendiri. Setelah mempertimbangkan berbagai kandidat, akhirnya pilihan jatuh kepada Tomo Widayat dan Tama Wicitra, dua teman lama dari Yogyakarta yang menggarap musik sebagai tim Tom & Tam Music Production dan pernah menangani rekaman untuk musisi-musisi seperti Seventeen, Shae dan Ghaitsa Kenang. Yang menonton pertunjukan Sheila on 7 juga akan familiar dengan Tomo yang mengiringi mereka pada gitar dan synthesizer sejak pertengahan 2016, bersama Ferry Kurniawan yang sudah lebih dari satu dekade bermain keyboard dan terlibat dalam rekaman Sheila on 7, termasuk di lagu baru ini. “Bagi Sheila on 7, Musim Yang Baik salah satu pencapaian tertinggi secara musikalitas, karena di umur kayak kami begini, kadang-kadang berpikirnya yang penting efisien dan maksudnya tersampaikan saja. Jadi mungkin pemikiran begitu yang bikin kurang imajinatif. Tapi dengan masuknya Tomo dan Tama, mereka bisa lebih berimajinasi lagi, yang anak-anak Sheila on 7 tidak akan kepikiran,” kata Eross.

Salah satu contoh sentuhan mereka adalah suara drum, yang terdengar lebih bombastis dan menggelegar dibanding rekaman Sheila on 7 sebelumnya. “Aku ingin kasih nuansa beat yang anthemic, dan secara sound juga gagah, cowok banget. Itu sinkron dengan spirit Sheila On 7 yang akan menjalani perjalanan baru. Kami perlu semangat itu, ditambah lagi lagu itu yang bercerita tentang perjuangan seseorang. Lagu itu cowok banget secara lirik, secara sound dan secara spirit. Pas untuk Sheila on 7,” kata drummer Brian Kresna Putro.

Walau ada banyak unsur baru, Tomo dan Tama juga memastikan agar ciri khas Sheila on 7 tetap terjaga. “Mungkin karena euforia dengan adanya music director, aku tidak mau pakai gitar yang biasa aku pakai,” kata Eross. “Cuma, mereka tetap
mengingatkan, „Jangan terlalu jauh, sudah ada pakemnya. Kalau kamu lompatnya terlalu jauh, mungkin itu akan hilang jejak secara musikalitas Sheila on 7.‟ Jadi ada beberapa benang merah dari musik Sheila on 7 yang perlu dipertahankan, selain vokalnya Duta.” Alhasil, di antara suara-suara baru yang dibawa Tomo dan Tama, masih terdengar jelas sayatan gitar khas Eross dan nyanyian Duta yang sepenuh hati, diiringi kombinasi Adam dan Brian pada ritme. “Setelah lagunya jadi, aku suka banget, sesuai dengan ekspektasiku. Energinya terasa di semua alat musik yang dimainkan, jadi mudah-mudahan itu juga dirasakan oleh yang mendengar,” kata Duta.

Sangat mungkin “Film Favorit” juga akan menjadi lagu favorit pendengar Sheila on 7 baru maupun lama. Bahkan sebelum direkam di Lahaneross Studio dan diputuskan untuk menjadi single, “Film Favorit” dibawakan di panggung untuk pertama kali di Jakarta pada Juli 2017. Tak lama kemudian, video penampilan tersebut sudah diunggah ke YouTube dan bahkan dijadikan video lirik oleh para penggemar berat Sheila on 7 yang dikenal sebagai Sheila Gank, dengan puluhan ribu views untuk setiap video yang beredar.

Tentu saja Sheila on 7 berharap bahwa versi resminya akan mendapatkan sambutan yang tak kalah meriah karena itu akan berdampak positif kepada segala aspek yang terkait. “Umpamanya single ini jalan dengan airplay di mana-mana, harapannya apa yang kami sudah mulai secara manajemen sendiri ikut jalan juga. Kami kayak bawa satu kereta penuh. Harapannya ketika kepalanya jalan, yang belakang ikut jalan semua. Rekamannya gampang, setelah rekaman roda lokomotifnya harus berputar semua,” kata Eross.

Yang pasti, “Film Favorit” hanyalah permulaan dari era baru Sheila on 7 ini. “Kami akan melihat responsnya, dan rencananya kami akan mengeluarkan single kedua dan ketiga, baru nanti muaranya adalah album,” menurut Adam. “Sheila on 7 sudah menjadi band yang sampai sekarang konsisten ada karya. Ini meneruskan itu, cuma mungkin karena kami memulai sesuatu dengan mencoba jalan sendiri. prosesnya saja yang berbeda. Tapi selama Sheila on 7 masih ada, kami bikin karya.”

www.sheilaon7.com
www.twitter.com/sheilaon7
www.instagram.com/sheilaon7
www.facebook.com/sheilaon7fanpage
www.youtube.com/sheilaon7tv

LAFF FESTIVAL – LOVE AND FABULOUS FESTIVAL

12 Konser musik dalam sehari hanya ada di LAFFestival Indonesia, Love and Fabulous Festival, Sekilas cerita pada awalnya hadir di tahun 2016 dengan nama “LOVE FESTIVAL” yang menghadirkan perayaan 30 tahun KAHITNA, kini kami hadir dengan nama festival dan konsep terbaru yaitu “LOVE and FABULOUS FESTIVAL” atau disebut “LAFFestival

LAFFestival akan diselenggarakan pada Hari Sabtu, 10 Februari 2018 di Jakarta Convention Center, Senayan  Jakarta. LAFF membawa sebuah konsep festival yang sangat unik dan baru pertama kali diadakan di Indonesia “Loveable Project with fabulous Acts” dimana konsep acara LAFF Festival tahun 2018 ini akan menghadirkan 12 Special Konser dalam satu hari  yang akan di meriahkan oleh musisi local & International, LAFF akan membawa musisi Indonesia dan Internasional di dalam 3 area utama atau 3 nama Panggung yaitu LOVE, HOPE dan PASSION [Cinta, Harapan dan Semangat].

Setelah sebelumnya mengumumkan 6 special show di fase pertama dimana akan tampil:

  1. RAISA Handmade Experience.
  2. ANDIEN Metamorfosa 2.0.
  3. Yura dan Tuan Tuan.
  4. D’Essentials Of Groove.
  5. NEV+ DEa & Sophia Latjuba.
  6. Thorn & Roses.
  7. Jevin Julian x Random Brothers feat. Neonomora, RamenGvrl, dan Andini.

Dalam fase kedua kali ini Berlian Entertainment & Hype Festival mengumumkan kejutan show lainnya untuk menyemarakkan LAFFestival, mempersembahkan International Artists: The Brand New Heavies dan Anne Marie

Semakin semarak di #FebruaryLAFFbanget dengan hadirnya The Brand New Heavies, salah satu group musik legenda acid jazz yang masih terus berkarya hingga saat ini dan terkenal dengan hitsnya seperti ‘You Are the Universe’, ‘Dream on Dreamer’, ‘Midnight at the Oasis’. Anne Marie, penyanyi dan penulis lagu asal Inggris ini juga akan turut tampil di LAFFestival, penyanyi cantik yang satu ini terkenal dengan lagu-lagu hitsnya seperti ‘Alarm’, ‘Ciao Adios’, ‘Rockabye’ single yang di nyanyikan bersama Clean Bandit, ‘Rumour Mill’ yang dinyayikan bersama Rudimental,Do it Right’ serta single terbarunya ‘Heavy’ yang sering di putar di Radio Stations dan single ‘Then’ yang baru saja di rilis belum lama ini akan menjadi hit song selanjutnya dari Anne Marie.

 Masih akan ada kejutan konser special di LAFFestival nanti, tunggu kabar selanjutnya di fase ketiga yang akan mengumumkan International artist lainnya stay tuned!

Informasi mengenai harga tiket Laffestival dengan penawaran terbatas akan di jual secara bertahap melalui www.laffestival.com :

 Fase Pertama Limited Early Bird tickets masih tersedia (tickets terbatas) dengan harga :

Kelas Festival                     : Rp     500,000.-

Kelas VIP                              : Rp. 1.500.000.-

 Fase Kedua Normal Ticket dengan harga:

Kelas Festival                     : Rp     850,000.-

Kelas VIP                              : Rp. 1.750.000.-

 Follow akun resmi Instagram & twitter @Laffestival dengan tagar resmi #LAFFestivaliD #LAFFIndonesia #FebruaryLAFFbanget acara ini dipersembahkan oleh @berlian_ent @hypemusicasia

Pengalaman nonton konser terbanyak hanya akan ada di LAFFestival yaitu 12 Konser dalam sehari, secara resmi pada hari ini kita mengumumkan artis internasional yang akan memeriahkan LAFFestival nanti, The Brand New Heavies, group musik living legend yang masih berkarya dan penggemarnya banyak di Indonesia, Anne Marie sangat populer di blantika musik dunia berkat lagunya hit-nya ‘Rockabye’  menjadi penampilannya yang pertama kali di Indonesia, dan pada awal January 2018 nanti kita akan mengumumkan International Artist lainnya, intinya akan ada artis besar lagi yang akan kita umumkan.. and many more..!” Ungkap Dino Hamid selaku Managing Director Berlian Entertainment.

Tentang Berlian Entertainment:

Berlian Entertainment hadir untuk menciptakan hiburan yang setiap konsepnya selalu dirancang sangat kuat, dinamis dan viral. Karakteristik yang unik & kualitas yang terbukti terlihat dari masing-masing event musik yang diadakan. Komitmen yang tinggi selalu dirancang dengan apik oleh Berlian Entertainment, membuktikan tingkat profesionalitas dan performa yang brilian ditampilkan dalam setiap entertainment.

Tentang Hype Festival:

Hype Festival hadir di Indonesia untuk memberikan acara hibura (Entertainment Biz) Local & International, Hype Festival menjadi partner penyelenggara untuk LAFFestival,  Kirpahnya di dunia hiburan menjadi tujuan utama dari Hype Festival yang turut memeriahkan acara hiburan di tanah air agar terus maju dan berkembang seperti di negara-negara Asia lainnya.

CELINE DION PERTAMA KALI KONSER DI INDONESIA 7 JULI 2018

Jakarta – Jumat, 12 Januari 2018 – Penyanyi diva ternama dunia Celine Dion telah mengumumkan rencana tur konser musim panas di kawasan Asia Pasifik dan akan singgah di tujuh negara untuk tajuk konser  “CELINE DION LIVE 2018 TOUR” setelah lebih dari sepuluh tahun para penggemar Celine Dion dapat menyaksikan konsernya  kembali tahun ini di Tokyo, Macau dan Celine Dion akan singgah untuk yang pertama kalinya ke negara Singapore, Jakarta, Taipei, Manila dan Bangkok.

Tiket konser  CELINE DION LIVE 2018 Tour akan mulai di jual serentak mulai tanggal 19 Januari 2018 di www.Celinedionjkt.com dan www.loket.com. untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi 021 2974 5573. Khusus bagi anggota Team Celine dapat membeli tiket konser lebih awal sebelum penjualan tiket dibuka untuk umum. Konser tur ini di persembahkan oleh AEG Presents.

 

Tiket konser Celine Dion LIVE 2018 Tour in Jakarta dapat mulai dibeli pada tanggal 19 Januari 2018. Untuk informasi lebih lengkap dapat mengunjugi situs laman resmi kami di www.celinedion.com dan www.celinedionjkt.com

 

Jadwal tur konser CELINE DION LIVE 2018:

 

26 Juni                  Tokyo                    Tokyo Dome

29 Juni                  Macao                  Cotai Arena at The Venetian Macao

30 Juni                  Macao                Cotai Arena at The Venetian Macao

3 Juli                      Singapore            Marina Bay Sands Grand Ballroom

4 Juli                      Singapore            Marina Bay Sands Grand Ballroom

7 Juli                      Jakarta                  Sentul International Convention Center

11 Juli                    Taipei                    Taipei Arena

13 Juli                    Taipei                    Taipei Arena

19 Juli                    Manila                  Mall of Asia Arena

23 Juli                    Bangkok               Impact Arena

Dalam sejarah musik pop dunia penyanyi diva ternama Celine Dion dalam perjalanan 30 tahun karir musiknya telah sukses menjual lebih dari 250 juta keping album di dunia, Celine Dion pernah meraih 5 penghargaan Grammy Awards, 2 penghargaan dari Academy Awards dan 7 penghargaan dari America Music Awards. Pada tahun 2004 Celine Dion mendapat penghargaan Diamond award di acara World Music Awards atas presetasinya untuk kategori sebagai penjualan album terlaris penyanyi wanita terbaik sepanjang masa. Dan pada tahun 2016 Billboard Music Awards menganugrahkan penghargaan ‘The lifetime achievement Icon award’. Karirnya didunia tarik suara terus menuai sukses dimana Celine Dion menjadi penyanyi tetap di The Colloseum Caesars Palace Las Vegas dan telah tampil lebih dari 1000 kali pertunjukan untuk menghibur lebih dari empat puluh juta penggemarnya.

Informasi lengkap mengenai konser CELINE DION LIVE 2018 di Jakarta:

 

Nama tajuk konser          : Celine Dion Live 2018

Tanggal konser                 :  Sabtu, 7 Juli 2018

Tempat acara                    : Sentul International Convention Center

Penyelenggara konser  : AEG Presents dan PK Entertainment

Didukung oleh                  : Sound Rhythm

Tiket box resmi :  www.loket.com

Laman resmi                      : www.celinedionjkt.com

Akun resmi Instagram   : @CelineDionJKT

Akun resmi Facebook    : Celine Dion Jakarta 2018

Tagar resmi acara            : #CelineDionJKT

“Padi Reborn-Welcome Home Concert”

Group Band Pop/Rock Alternative asal Surabaya Padi kini tampil dengan nama “Padi Reborn” di jadwalkan akan menggelar konser besar ‘Exclusive Concert’ perdana setelah beristirahat selama 7 tahun, Sobat Padi di kota Surabaya akan menjadi penonton istimewa pertama kali untuk menyaksikan “Padi Reborn-Welcome Home Concert” pada hari Sabtu, 3 Februari 2018 di Grand City Surabaya pukul 20.00 wib. www.padirebornexclusive.com

Pihak Penyelenggara Kayana Delapan dan Strategic Partner Berlian Entertainment mengumumkan hari ini mengenai konser akbar perdana exclusive “Padi Reborn-Welcome Home Concert”, Rama dari Kayana Delapan mengungkapkan “Padi lahir di Surabaya, dan konser besar eksklusif perdana untuk Padi Reborn pun harus tampil pertama kali di Surabaya, ini akan manjadi konser istimewa bagi Padi Reborn yang akan menyapa Sobat Padi di Kota Kelahirannya pada tanggal 3 Februari 2018”.

 Padi Reborn masih tetap pada formasi yang sama yaitu Piyu (Gitar), Fadly (Vokal utama), Ari (Gitar), Rindra (Bass) dan Yoyo (Drum).  Sebelum menggelar konsernya di Surabaya nanti, Padi Reborn akan menyapa Sobat Padi yang ada di Jakarta terlebih dahulu, ini adalah penampilan special sebagai pembuka (Pre-Event Concertintimate show sebelum menggelar konser utamanya di Surabaya, intimate Show Padi Reborn di Jakarta akan di selenggarakan di program acara “Wednesday is Lovely Day” di The Pallas Fairground Building, SCBD Jakarta, pada hari Rabu 31 Januari 2018. Pukul 20.00 wib.

 Kenapa dari pihak kayana delapan memilih Padi? Rama Moektio, director Dari Kayana Delapan menjelaskan “Karena Padi di tanah air merupakan salah satu band besar di blantika musik Indonesia yang banyak melahirkan lagu-lagu populer yang hingga saat ini masih dirindukan oleh para Sobat Padi di Indonesia, Padi mempunyai 5 studio album yaitu album ‘Lain Dunia’ (1999),  ‘Sesuatu Yang Tertunda’ (2001), ‘Save My Soul’ (2003), ‘Padi’ (2005) dan ‘Tak Hanya Diam’ (2007), Padi juga mempunyai album kompilasi yang berjudul ‘The Singles’ yang di rilis pada tahun 2011. Lagu – lagu yang menjadi Hits di Tanah Air dari Padi seperti ‘Sobat’, ’Mahadewi’, ‘Begitu Indah’, ‘Semua Tak Sama’, ‘Sang Penghibur’ dan masih banyak lagi sudah pasti akan menjadi bagian dari setlist penampilan “Padi Reborn” di Jakarta dan di Surabaya. yg diharapkan dalam concert exclusive ini dapat memberikan sesuatu yangg berbeda untuk para pecinta Padi…”

Dino Hamid dari Berlian Entertainment mengungkapkan “Seperti kita tahu Padi Reborn sudah pernah tampil sebagai ‘warming-up’ dibeberapa kota besar sebelumya, yang membedakan Exclusive Concert yang kita selenggarakan nanti sudah pasti kemasannya berbeda dari penampilan Padi Reborn sebelumnya, untuk membedakan kemasan penampilan Padi Reborn ini dapat dilihat dari logo Padi Reborn Exclusive Concert dimana presentasi logo yang kita tampilkan untuk ‘Welcome Home Concert’ dengan logo Padi berwarna ‘gold’, warna gold pada tulisan logo Padi ini mempunyai makna khusus dan istimewa dimana agar para Sobat Padi bisa membedakan penampilan Padi Reborn di Surabaya nanti dengan tajuk “Padi Reborn-Welcome Home Concert” intinya kita akan membuat Exclusive concert ini berbeda dari show sebelumnya”.

Untuk para Sobat Padi di Indonesia, nantikan exclusive concert ‘Padi Reborn’ di Tahun 2018:

Padi Reborn (Special Pre-event Concert) on ‘Wednesday is A Lovely Day’:

Rabu – 31 Januari 2018 di The Pallas – Fairground Building, SCBD Jakarta

Padi Reborn-Welcome Home Concert (Big event Concert):

Sabtu – 03 Februari 2018 di Grand City, Surabaya

Dapatkan tiket early bird (terbatas) untuk konser ‘Padi Reborn-Welcome Home Concert’ pada periode pembelian di acara special pre-event concert di The Pallas Fairground Building, SCBD Jakarta dengan harga Rp. 250.000.-

Untuk informasi lebih lanjut kunjungi www.padirebornexclusive.com dengan tagar resmi #PadiRebornExclusive

“PARADOX” Album Baru Isyana Sarasvati

Isyana-paradox-frontcover

Isyana Sarasvati resmi merilis album ke-duanya pada Jumat (1/9) ini. Album yang diberi judul ‘Paradox’ itu melanjutkan ‘Explore!’, debut album yang dirilisnya dua tahun silam.

Melalui akun Instagram, penyanyi berusia 24 tahun ini mengumumkan berita tersebut disertai unggahan foto sampul album terbarunya.

“Momen penantian panjang akhirnya terwujud. Kumpulan cerita dan nada berdasarkan hidup saya beberapa tahun akan masuk di album kedua saya, ‘Paradox’. Saya harap kalian akan senang mendengarkan jatuh bangun kehidupan saya, dan semoga ini menginspirasi Anda sepanjang perjalanan,” tulis Isyana dalam keterangan foto tersebut.

Sementara, melalui video yang diunggahnya di Youtube, Isyana menuturkan soal pemilihan judul serta hal yang menginspirasi pembuatan album ‘Paradox’.

“Paradoks itu menunjukan kita tidak tahu identitas pada suatu fenomena, seperti kehidupan saya sekarang ini, yang saling silang dan kontradiktif namun harus tetap berjalan,” ungkap Isyana dalam videonya.

Kehidupan kontradiktif yang dirasakan Isyana ialah karena ia sosok yang tertutup namun pekerjaannya di dunia hiburan menuntut ia untuk lebih terbuka.

“Inspirasi album ini dari dilema yang ada dalam pikiran saya sendiri. Saya betul-betul lahir dari background pure classical music, sampai kuliah pun saya ambil classical music. Saya penyanyi opera, tapi mayoritas mengenal saya sebagai musisi pop. Yang saya harapkan album ini dapat menunjukkan karakter saya lebih dalam lagi,” tuturnya.

Berikut adalah daftar lengkap judul lagu dari album kedua Isyana, ‘Paradox’:
1. Echo
2. Terpesona ft. Gamaliel
3. Nada Cinta
4. Lembaran Buku
5. Mad
6. Anganku Anganmu ft. Raisa
7. Winter Song
8. That’s It, I’m Done
9. Sekali Lagi (ost Critical Eleven)
10. Gelora

Source from CNN Indonesia

 

 

FATIN SHIDQIA BAWAKAN LAGU RELIGI

fatin

Suatu ketika Chrisye meminta penyair Taufik Ismail menuliskan syair religi untuknya, dan disanggupi sebulan. Ternyata sampai menjelang tenggat, ide tidak keluar. Taufik Ismail pun

gelisah. Namun di malam harinya ketika ia mengaji, ia tertumbuk pada QS: Yasin, ayat 65 yang berbunyi sbb: Alyawma nakhtimu ‘ala afwaahihim watukallimunaa aydiihim watasyhadu arjuluhum bimaa kanuu yaksibuun. Artinya: “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.”

 

SAMBUT RAMADAHAN, FATIN SHIDQIA BAWAKAN LAGU RELIGI

“KETIKA TANGAN DAN KAKI BERKATA”

Suatu ketika Chrisye meminta penyair Taufik Ismail menuliskan syair religi untuknya, dan disanggupi sebulan. Ternyata sampai menjelang tenggat, ide tidak keluar. Taufik Ismail pun

gelisah. Namun di malam harinya ketika ia mengaji, ia tertumbuk pada QS: Yasin, ayat 65 yang berbunyi sbb: Alyawma nakhtimu ‘ala afwaahihim watukallimunaa aydiihim watasyhadu arjuluhum bimaa kanuu yaksibuun. Artinya: “Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa yang dahulu mereka usahakan.”

Menurut Taufik Ismail makna ayat ini tentang hari pengadilan akhir ini luar biasa, dan segera dia pindahkan pesan ayat tersebut ke dalam lirik-lirik lagu. Dan jadilah lagu berjudul “Ketika Tangan Dan Kaki Berkata,”yang dipopulerkan pertama kalinya oleh Chrisye. Lagu ini begitu kuat makna dan melodinya, sehingga beberapa tahun kemudian, yaitu kini di 2017 kembali dinyanyikan oleh penyanyi muda berbakat,Fatin Shidqia Lubis, dan musiknya diaransemen kembali oleh Tohpati. Ini merupakan single religi ke-5 yang dirilis oleh Fatin, setelah sebelumnya dia merilis single : KekasihMu (2013), Cahaya Di Langit Itu (2013), Oh Tuhan (2014), Proud of You Moslem (2014).

“Aku sudah akrab dengan lagu ini sejak kecil. Kombinasi yang sempurna antara musik dan liriknya. Alhamdulillah sebuah kehormatan ketika membawakan kembali lagu yang melegenda dan abadi ini,” jelas Fatin.

Fatin tidak mempunyai kendala yang berarti ketika proses rekaman. Kolaborasinya dengan Tohpati juga memudahkannya untuk cepat mengadaptasi lagu ini. Yang menjadi tantangan adalah tanggung jawab Fatinuntuk membuat lagu ini menjadi lebih segar kembali dan diterima oleh para pecinta musik. Tohpati sendiri mengaku senang ketika didaulat untuk mengaransemennya. Musisi bertangan dingin ini membuat pendekatan khusus agar lagu ini istimewa. “Ketika Tangan Dan Kaki Berkata merupakan lagu yang sangat sakral dan indah.Fatin dengan suara khasnya dapat menyanyikannya dengan sempurna dan penuh hikmat,” jelas Tohpati. “Dari segi aransemen musik, saya membedakannya dengan yang versi asli dengan pendekatan lebih kepada ritem yang mengalun dan sound modern, meskipun demikian tidak menghilangkan keindahan mood dasar lagunya,”imbuhnya lagi.

Lagu “Ketika Tangan Dan Kaki Berkata” tersedia di layanan digital mulai 26 Mei 2017.

fatin

Saksikan video lirik “Ketika Tangan Dan Kaki Berkata” : https://lnk.to/F0Ya

ANGANKU ANGANMU

Raisa & Isyana

“Women should empower each other instead of being so hateful and envious of one another.”

Raisa Andriana dan Isyana Sarasvati mematahkan stigma bahwa perempuan itu saling berkompetisi dan menjatuhkan satu sama lain. Di tengah angin kencang yang berhembus di media sosial bahwa mereka berdua tidak akur dan dibanding-bandingkan, sehingga memicu pertengkaran antara penggemar mereka, Raisa dan Isyana justru saling bergandengan tangan, membuat kolaborasi cantik, yaitu sebuah lagu duet berjudul Anganku Anganmu yang dirilis pada 30 Maret 2017.

Kolaborasi ini sudah lama direncanakan dari Maret 2016, tetapi baru-baru ini terealisasikan. Maklum kesibukan masing-masing menyandera mereka untuk bertemu. Persiapannya lumayan panjang dari mulai 4 kali pertemuan secara intens untuk workshop lagu dan menggarap konsep duet ini. Februari 2017 mereka terbang ke Swedia untuk merampungkan lagu Anganku Anganmu di The Kennel Studio

Lagu Anganku Anganmu diciptakan berdua oleh Raisa dan Isyana. Musiknya digarap oleh Ollipop dari The Kennel Studio, dengan co-producer oleh Marco Steffiano. Adapun masteringnya dilakukan oleh Tom Coyne di Sterling Sound, New York. Lagu indah, elegan, yang menyatukan dua kekuatan vokal solois kebanggaan Indonesia ini menampilkan alunan string indah besutan Alvin Witarsa.

“Sudah lama tidak ada penyanyi solo wanita yang berduet bareng. Dan senang banget karena lewat lagu ini kita menyuarakan tentang girl power, tentang kekuatan perempuan untuk saling memberikan dukungan satu sama lain. Juga tentang sebuah mimpi yang bisa dimiliki oleh semua orang, saling membantu untuk bisa mewujudkan dengan caranya masing-masing,” jelas Raisa dan Isyana kompak.

 

Setiap katamu cerminan hatimu

Jadikan berarti

Jangan sia siakan waktumu tuk membenci

Seperti dalam petikan lirik Anganku Anganmu, lagu ini menjadi antitesa terhadap fenomena di masyarakat yang menggunakan media sosial secara tidak bijak. Terlalu banyak waktu yang disia-siakan hanya untuk menebarkan kebencian, sehingga orang bisa kehilangan energi positif. Raisa dan Isyana adalah penyanyi yang tidak lepas dari para haters di dunia maya. Namun dengan caranya masing-masing mereka memilih untuk melepaskan energi negatif itu dan berfokus untuk berkarya.

Anganku Anganmu adalah kado indah untuk para penggemar mereka, Youraisa dan Isyanation. Kolaborasi mereka tidak terbatas hanya lewat lagu, tetapi juga berbagai gimmick dan aktivitas menarik sudah siap menanti untuk para penggemarnya dan seluruh pencinta musik.

VIDEO CLIP :

https://youtu.be/vV6fjXiCMEo

Memang Kenapa Bila Aku Perempuan ?

sosmed-mggg-kartini-08

Kembali Melly Goeslaw menelurkan sebuah lagu yang spesial ia ciptakan untuk soundtrack film yang dinyanyikan secara duet bersama Gita Gutawa. Dengan gaya khas karya ciptaannya, kali ini Melly lugas menerangkan kisah lagu tersebut lewat judul single, ‘Memang Kenapa Bila Aku Perempuan?’.

“Judulnya aja sudah menjadi sebuah statement. Sebuah pertanyaan yang dengan mendengarnya saja, saya bisa merasakan pengorbanan dan perjuangan besar. Sebuah semangat yang saya kira berhasil diteruskan perempuan-perempuan sekarang dari sosok Kartini,” ujar Melly. Yup, inspirasi terbesar lagu ini memanglah diambil dari tokoh besar pahlawan Indonesia, Raden Adjeng Kartini. Melly dengan spesial menuliskan lagu ‘Memang Kenapa Bila Aku Perempuan?’ untuk soundtrack film ‘Kartini’ dari Legacy Pictures. Lagu dibuka dengan intro alunan piano yang singkat dan langsung diisi suara Melly yang pasti sudah sangat akrab di telinga pecinta musik. Melly pun tidak bernyanyi sendirian. Ia menggandeng Gita Gutawa untuk menyempurnakan ‘Memang Kenapa Bila Aku Perempuan?’. Alhasil perpaduan vokal Melly dan Gita yang tak biasa pun menambah kesan mendalam untuk lagu ini. Lirik yang digubah dengan sangat spesial ini pun menjadi semakin mengena.

Bernyanyi dengan Gita merupakan hal baru bagi Melly. Apalagi diakuinya perbedaan umur yang cukup jauh antara mereka berdua membuat Melly dan Gita menjadi agak kaku pada awalnya.

“Setelah dua kali ketemu akhirnya kekakuan itu bisa mencair, kami mulai nyaman berdiskusi. Gita bukan orang yang cepat puas dan dia juga cukup detail. Jadi saya seperti mendapat partner yang sejiwa,” ungkap Melly.

Melly yang diklaim sebagai spesialis pencipta hits untuk soundtrack mengaku cukup kesulitan menggubah lirik ‘Memang Kenapa Bila Aku Perempuan?’. Sosok dan kisah hidup Kartini yang luar biasa membuat ia harus berhati-hati dalam menulis lirik.

“Tokohnya real dan sangat dicintai Indonesia bahkan dikenal dunia. Saya jadi sangat berhati-hati sekali dalam menulis liriknya. Biasanya saya bisa cukup dengan mengkhayal saja tapi ini banyak tukar pikiran sama semua yang terlibat di penggarapan film,” tuturnya.

Anto Hoed yang mengaransemen ‘Memang Kenapa Bila Aku Perempuan?’ pun dengan lihainya meletakkan masing-masing komponen dengan rapih. Orkestrasi yang terdengar sangat sederhana namun sanggup menggiring suasana. String yang seperti bersahut-sahutan menyatu dengan denting piano. Dan pasangan ini tahu benar bagaimana memindahkan lagu yang didengar dengan telinga ke dalam hati pendengar.

Film ‘Kartini’ yang disutradarai Hanung Bramantyo itu dibintangi Dian Sastrowardoyo sebagai Kartini, dan didukung juga oleh para bintang papan atas Indonesia, seperti Christine Hakim, Acha Septriasa, Ayushita, Denny Sumargo, Reza Rahadian, Adinia Wirasti, dan banyak lagi. Rencananya film ini akan dirilis pada tanggal 20 April 2017, sebagai persembahan spesial menyambut perayaan Hari Kartini di layar lebar.

Sebelum kembali mengingat perjuangan sang pahlawan, hati-hati terhanyut dengan ‘Memang Kenapa Bila Aku Perempuan?’.

Semua berawal dari mimpi

Hanya kita yang bisa mewujudkan

Sampai dimana batasnya pengorbanan

Sedang pengabdian tak pernah berhenti

 

Aksara yang menari diatas awan

Cukup jelas menuliskan harapan

Memang kenapa bila aku perempuan?

Aku tak mau jadi budak kebodohan

LEE MIN HO “ALWAYS”

Lee-Min-Ho-Always-By-Lee-Min-Ho

Siapa yang tidak kenal dengan Lee Min Ho, pria multi talenta ini mulai mendapatkan sorotan pulik lewat perannya sebagai “Gu Jun-pyo” di serial drama “Boys Before Flowers” di tahun 2009. Dari peran tersebut Lee Min Ho mendapat penghargaan “Best New Actor” di Baeksang Arts Awards .

Lee Min Ho juga dikenal lewat peran utamanya di “City Hunter” (2011), “The Heirs” (2013), dan “The Legend of the Blue Sea” (2016).

Sebagai seorang musisi, Lee Min Ho juga mengisi OST filmnya, single pertamanya “My Everything” adalah single untuk “Boys Over Flowers” di tahun 2013. Lee Min Ho juga mahir menulis lagu, lagu yang ia tulis dan menjadi singlenya yaitu “Thank You” yang dirilis tahun 2015. Single terakhir yang dirilis oleh Lee Min Ho adalah sebuah kolaborasi dengan Yu Quan berjudul “Run” untuk OST. Bounty Hunter di tahun 2016.

 

Single terbaru Lee Min Ho adalah “Always”.